




Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan aplikasi teknologi khususnya di bidang otomotif.Hanya saja, semua harus disiapkan dengan detail dan sebaik-baiknya hingga hasil akhirnya tidaklah mengecewakan.





Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan aplikasi teknologi khususnya di bidang otomotif.
Setiap kepala negara pasti akan ikut membanggakan produk dalam negerinya. Presiden Prancis milsanya lebih suka memakai mobil kenegaraan buatan dalam negeri. Barak Obama bahkan memesan produk mobil kepresidenan sendiri buatan produk lokal. Proton Chancellor jadi incaran para pejabat Malaysia yang suka dengan produk sendiri. Bagaimana dengan Indonesia??? Dulu bahkan Timor pernah memasok versi mobil kenegaraan ke prsedine RI saat itu. Nah, Presiden berikutnya harus memesan Arina atau Gea versi Limousine untuk menjadi mobil kenegaraan dan para pejabat RI. Setuju??

Dalam posting sebelumnya diberitakan bahwa China, India dan beberapa negara lainnya telah mensubsidi pemakaian mobil listrik di negaranya. Hal ini sangat berguna dalam penjagaan linkungan dan sekaligus menggairahkan industri mobil listrik mereka.. Mampukah Indonesia melakukan hal yang sama dengan mensubsidi marlip??
Mobil bertenaga listrik produksi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) —disebut marlip (marmut listrik)—merupakan salah satu wujud solusi ilmu pengetahuan dan teknologi atas krisis energi di negeri ini. Sayang, pemanfaatannya hingga kini belum juga optimal.
Menurut berita ini, China telah mulai langkah untuk memproduksi massal mobil-mobil listrik yang bakal menjadi mobil dominan dalam waktu dekat. China melakukan hal yang sama setelah Jepang, US dan Malaysia mulai memproduksi massal mobil listrik.
Mitsubishi Motors Corp memang sudah memulai produksi mobil elektrik i MiEV pada tahun depan, dan direncanakan akan masuk ke pasar AS dan Eropa pada tahun 2010.
Siapkah Indonesia memberikan keringanan pajak buat Marlip?









Ada banyak cara brand dan merek mobil untuk mengangkat nama. Salah satunya dengan mempublikasikan model-model mobil konsep mereka di berbagai pameran dan ajang dunia.
Tampaknya Indonesia bakal kebagian rezeki dengan masuknya mobil TATA Nano ke Indonesia. Ini merupakan berkah buat masyarakat miskin Indonesia yang sangat memerlukan kendaraan untuk menunjang mobilitas yang aman.

Nasib apes bakal dialami mobil marlip apabila Tata Nano masuk ke Indonesia. Sekali lagi rancangan buatan Indonesia akan masuk dapur dan bakal mungkin masuk tong sampah. TATA yang juga memiliki mobil elit Jaguar akan melibas mobil murah lain di Indonesia. ada beberapa kemungkinan hancurnya prospek masa depan Marlip ini